FASILITASI SANITASI AIR BERSIH YANG RESPONSIF GENDER TAHUN 2018

Bertempat di Grand Arkenso Park View Simpang Lima Semarang, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada tanggal 12 Oktober 2018 menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Sanitasi Air Bersih Yang Responsif Gender Tahun 2018.

Kegiatan dibuka oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Republik Indonesia, yang diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur dalam Asdep Kesetaraan Gender Bapak Ari Razmara, SH, M.Sidan dihadiri oleh 70 orang peserta yang terdiri dari unsur OPD terkait, LSM/Pemerhati perempuan dan anak serta organisasi perempuan dan pengusaha/industri.

Tujuan penyelenggaraan Fasilitasi Sanitasi Air Bersih Yang Responsif Gender ini adalah untuk mendapatkan masukan, pandangan sekaligus mengetahui berbagai permasalahan dalam upaya peningkatan produktifitas kerja perempuan melalui penyediaan sanitasi dan air bersih.

Perempuan memainkan peranan yang sangat penting dalam masalah air bersih dan sanitasi, yaitu sebagai pengguna, penyedia, pengelola air dalam rumah tangga, dan sebagai penjaga kesehatan keluarga. Perempuan juga mempunyai motivasi yang lebih kuat untuk mendapatkan dan memelihara fasilitas air bersih dibanding dengan laki-laki karena mereka seringkali menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengambil air bersih. Namun, perempuan adalah kelompok paling rentan terkena dampak negatif bila akses air bersih dan sanitasi tidak dikelola dengan baik, adil dan merata. Hal ini karena kelompok perempuan tidak pernah diperhitungkan dalam setiap pengambilan keputusan dan kebijakan sehingga agenda dan kepentingan perempuan terhadap air bersih dan sanitasi sering terabaikan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PPA) memandang perlu mensinkronisasikan berbagai regulasi yang telah diterbitkan terkait dengan penyediaan sanitasi dan air bersih yang responsif gender.  Oleh karena itu KPP-PA bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka menyusun kebijakan dalam percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) pada bidang Sanitasi dan Air Bersih, khususnya di pedesaan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
ada yang bisa kami bantu?
Kami sedang Online! segera chat kami. kami melayani pengaduan, permohonan data, kritik dan saran dari anda. cantumkan nomor telepon atau email anda.
Powered by